12 Pendapat Wanita Tentang Pemimpin Ganteng. Apakah Benar Mereka Peduli Dengan Itu ?

Senin, tepatnya 26 September 2016, Tempo menulis Agus Yudhoyono Bidik Pemilih Perempuan sebagai headline di surat kabar hariannya. Hal tersebut bukan tanpa alasan. Dalam berita di halaman utama media yang telah berdiri sejak 1871 tersebut, Ketua Pemenangan Agus-Sylviana, Nachrowi Ramli, menyebut Agus masih muda dan rupawan sehingga bisa menggaet pendukung perempuan.

Ada lima sasaran yang dibidik tim pemenangan Agus-Sylviana dalam menggaet suara di Pilkada DKI 2017. Dua sasaran di antaranya:
  1. “Menyasar pemilih muda dan pemula. Seidaknya ada 30 persen pemilih pemula di wilayah DKI Jakarta yang diperkirakan mencari kandidat yang dianggap good looking.”
  2. “Menyasar pemilih perempuan. Agus-Sylviana diharapkan bisa mengail suara di antara 56 persen pemilih perempuan.”
Pertanyaan pun muncul, apakah benar perempuan pada umumnya akan memilih calon pemimpinnya berdasarkan ‘sampulnya’ saja? Nah berangkat dari hal itulah Saya ingin mencari jawaban. Belasan perempuan telah kami tanyai terkait masalah tersebut.
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2017/01/12-pendapat-wanita-tentang-pemimpin.html

1. Bagi perempuan yang ‘bodo amat’ soal masalah politik, tampang bisa jadi alasan memilih pemimpin daerah

Dytha Febrianti nggak menampik kalau perempuan yang apatis dengan masalah politik di Indonesia akan memilih calon pemimpin berdasarkan tampangnya. Pokoknya bagus nggaknya fisik jadi impresi pertama sebagai alasan memilih calon pemimpinnya tersebut.
“Perempuan melihat dari tampangnya calon, apalagi bagi perempuan yang gak interest sama hal-hal berbau politik. Aku pribadi termasuk jenis itu, milih pemimpin berdasarkan tampang. Terus menimang, kelihatan smart apa gak, protagonis apa gak mukanya. Biasanya kan kalo orangnya pinta dan baik, bisa kelihatan dari fisiknya,” jelas Dytha.
2. “Kalau tampilannya bagus, biasanya kepribadiannya juga bagus.”

Nivita Lindasari menjelaskan kenapa banyak perempuan melihat penampilan sebagai salah satu alasan memilih calon pemimpin. Perempuan yang kini kuliah di UGM tersebut berkata, “Yang penting sih amanah.”
“Tapi memang kalau mau ditilik dari segi keperibadian, tampilannya rapi biasanya kepribadiannya juga rapi. Biasanya sih gitu. Mungkin itu yang jadi motif orang suka pilih tampang,” lanjutnya.
3. Perempuan sekarang, kata Dwita, sudah pada sadar kalau tampang itu bukan kriteria utama buat memilih calon pemimpin daerah

Dwita menjelaskan, sekarang banyak perempuan yang sadar kalau fisik itu nomor kesekian. Kriteria penting calon pemimpin, kata Dwita, justru kredibilitas. Itu harus jadi faktor utama.
“Fisik emang selalu jadi poin plus. Apapun, orang bakal tertarik duluan dari rupanya. But, balik lagi sih ke masalah kredibilitas si calon kayak gimana. Karena banyak juga cewek yang sadar, buat jadi pemimpin, fisik adalah poin kesekian dari sekian banyak poin yang lebih dibutuhkan,” kata Dwita Apriliani.
4. Good looking atau nggak calon pemimpin daerah bukan patokan utama

Alfy Maghfira ikut bicara. Perempuan yang satu ini pun setuju nggak memilih seorang pemimpin dari tampang. Good looking atau nggak bukan patokan utama (meskipun ada tendensi memilih pemimpin berdasar partai yang didukungnya).
“Kalau sejauh ini ikut pemilu, aku masa bodo soal tampang atau penampilan fisik. Aku biasanya milih berdasarkan partai. Kalau presiden kemarin, aku memang terpengaruh masalah kewibawaan di calon. Namun masalah good looking atau gak, bukan patokan aku selama ikut pemilihan kepala daerah,” jelas Alfy.
5. Fisik cuma nilai plus, kata Dina. Rekam jejak yang utama

Rekam jejaknya di masyarakat jadi kriteria pertama Rahma Dina untuk memilih calon pemimpin. Fisik cuma nilai penambah saja, tapi bukan utama.
“Good looking nggak jadi kriteria utamaku saat milih. Aku lebih milih pemimpin berdasarkan rekam jejaknya. Tampang hanya nilai tambah. Sekarang para pemilih udah pada pinter kok, lihat saja banyak pemimpin yang tampangnya biasa-biasa saja, tapi akhirnya mereka yang terpilih. Contohnya Jokowi,” tutup Dina sambil tertawa.
 6. Ketika nggak ada alasan yang bisa dipilih, tampang pilihan terakhir

Pradnya Wardhani dengan tegas mengatakan, tampang jadi pilihan terakhir ketika gak ada yang lebih baik soal kapabilitas dari calon-calon yang ada.
“Kalau aku, variabel tampang kupakai kalau memang udah nggak ada lagi yang bisa dipilih. Jadi kalau dari segi kapabilitas calon masih ada yang unggul, ya, aku akan pilih karena itu. Tapi kalau semua calon nggak ada yang oke (nggak ada yang lebih mending soal kapabilitas), ya, mau nggak mau milih berdasarkan tampang,” tegas cewek yang akrab disapa Dhani.
Masih ada pendapat lainnya dari para perempuan. Coba deh buka halaman selanjutnya!

7. Orang zaman sekarang, kata perempuan Jakarta ini, sudah lebih pintar dalam memilih pemimpin. Nggak pandang tampang

Egy Citraresmi menolak mentah-mentah ihwal kriteria tampilan fisik untuk calon pemimpin di daerahnya. Perempuan asal Jakarta ini bahkan menyuruh tim pemenangan untuk mulai memilih strategi lain. “Good looking atau nggak itu nggak menjamin bisa mendapatkan suara terbanyak,” tegas Egy.
“Lagian zaman sekarang orang Indonesia udah pada pinter kok dalam memilih calon pemimpin daerahnya. Sikap, kepribadian sampai track record dari calon pemimpinlah yang jadi pertimbangan,” tambahnya,
8. “Jangan nilai calon pemimpinmu cuma dari sampulnya doang!”

Nurul Tirsa dengan tegas menolak faktor fisik. Kompetensi adalah faktor utama kenapa seseorang harus dipilih olehnya untuk jadi calon pemimpin.
Cewek yang sering dipanggil Tirsa tersebut berkata, “Kalau aku pribadi sih jelas enggak. Nggak banget kalau mesti ngandalin tampang. Sebab, tampang itu nggak jamin dan tampang aja nggak cukup. Jadi, kalau emang kemampuan bisa cukup dilihat dari yang good looking, nggak adil dong sama mereka yang memang berkompeten dan cerdas, tapi nggak good looking. Jangan nilai dari sampulnya aja yak!”
9. Calon harusnya bisa memanfaatkan tampang untuk dilengkapi dengan faktor-faktor baik lainnya

Menurut Julian Fikri, ketika seseorang punya penampilan fisik, terutama tampang yang bagus, si calon harusnya bisa memanfaatkan hal tersebut untuk mengundang impresi baik lainnya di luar faktor fisik.
“Secara umum, cewek bakal kasih poin lebih untuk calon yang punya tampilan fisik bagus, terutama tampang. Penampilan fisik memang memberikan impresi pertama yang bagus dari cewek, tapi harusnya calon tersebut bisa menumbuhkan dan memunculkan kepercayaan orang terhadapnya dari faktor lain selain fisik,” ucap Julian.
10. Kata Meily, tampang itu memang penting, tapi…

Masalah good looking, kata Meily Rohmatun, jadi nomor dua. Penting itu kompetensinya. Walaupun dia nggak menampik good looking punya pengaruhnya besar, tapi baginya itu nomor dua. “Namanya juga tokoh masyarakat, bakal lebih oke kalau penampilannya baik, at least terlihat berwibawa,” kata Meily.

“Tapi kalau ditanya aku akan memilih Agus atau nggak dilihat dari penampilannya, aku sih pribadi gak bakal memilihnya. Aku cukup ngikutin cerita di balik pencalonannya, terutama soal andil ayahnya. Itu justru bikin aku enggan, meskipun secara penampilan dia cukup meyakinkan,” lanjut cewek lulusan UNS tersebut.

11. “Banyak ibu-ibu punya mindset tampang itu modal penting. Kalau aku sih nggak.”

Menurut Ardha Fadhilla, gak bisa dipungkiri kalau mindset orang Indonesia banyak yang menjadikan tampang sebagai salah satu indikator dalam memilih pemimpin. Dia menjadikan ibu sebagai contohnya.
“Beliau masih berpikiran kalau pemimpin itu harus ganteng dan gagah. Kasarnya biar nggak malu-maluin. Ibu-ibu biasanya cenderung berpikiran kayak gitu. Berpikir, calon pemimpin ganteng itu terlihat lebih bonafide dibanding yang mukanya pas-pasan,” kata Ardha.

“Kalau aku pribadi, aku nggak melihat tampang itu penting. Bagiku yang terpenting kinerjanya bagus, track record baik dan punya attitude yang menunjukkan dia bisa jadi pemimpin bagi orang banyak,” tegas perempuan asal Jakarta tersebut.
 12. Cewek bernama Mustika ini ambil sikap, mending golput dibanding milih karena tampang

Mustika Karindra mengatakan, mending golput daripada menjadikan tampang sebagai faktor memilih calon pemimpin.
Mutika berkata, “Gak bangetlah milih berdasar fisik. Kalau cakep tapi bloon, masa mau dipilih? Kalau gak ada yang mumpuni dari segi kualitas, aku pribadi bakal memilih untuk gak memilih salah satu dari mereka,”
Gimana? Sudah terbuktikan? Beberapa perempuan di atas memang susah buat nggak mengakui tampang sebagai poin plus. Namun mayoritas mereka gak mempermasalahkan penampilan fisik untuk menjadikannya calon pemimpin. Kompetensi hingga jejak rekam justru jadi yang utama.

Buat Laki-Laki yg Lupa Umur, 10 Hal Ini Akan Mengingatkan Bahwa Kamu Sudah Tua

Usia memang cuma angka, tapi nggak bisa dimungkiri kalau anggak tersebut bisa sangat berpengaruh pada mentalitas seseorang. Berbicara masalah usia, kadang ada beberapa hal yang membuat kita merasa masih muda, dan ada pula beberapa hal yang membuat kita merasa tua. Dalam kesempatan kali ini, www.rhenaldkasali-phd.blogspot.com akan membicarakan tentang apa saja sih yang membuat cowok merasa sudah tua usianya.

Ketika kita mengatakan tentang nostalgia di zaman dahulu, sebenarnya nggak ada bedanya dengan memberi status tua pada diri sendiri. Sudah saatnya nikah dan punya anak. Nah kali ini www.rhenaldkasali-phd.blogspot.com mau menyentil kamu nih supaya sadar kalau kamu itu sudah tua. Kira-kira hal apa saja ya yang mampu mengingatkan kamu tentang seberapa tua kamu sebenarnya? Yuk, langsung disimak aja!

1. Waktu hari raya keagamaan, kamu nggak dapat THR dari om atau tantemu. Malah kamu sudah diminta buat ngasih ke sepupu dan keponakan yang masih kecil
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/buat-laki-laki-yg-lupa-umur-10-hal-ini.html

Fakta bahwa kamu sudah tua di hari ini adalah manakala hari raya tiba, kamu nggak dapat lagi THR atau angpau dari om atau tante kamu. Ini sebuah tanda yang sangat jelas, dan harus segera kamu sadari. Sebenarnya tanda-tanda kamu sudah mulai menua adalah ketika sudah jarang sekali mendapat THR waktu zaman kuliah. Mungkin mereka mikir gini: “Dikasih gede, duitnya takut nggak cukup buat ngasih sanak-saudara lain. Dikasih kecil, mereka bisa malu. Jadi, ya, mending nggak usah kasih sama sekali.”

Kalau sudah begitu, dan kini kamu telah punya penghasilan sendiri, malah sudah saatnya kamu yang ngasih THR ke sepupu dan keponakanmu yang masih kecil. Jangan pelit yak, Pak~

Baca Juga : Hal Ini Menunjukan Bahwa Cowok Bertubuh Pendek Adalah Orang Beruntung. Gak Perlu Minder

2. Nggak sedikit penyanyi cilik zamanmu dulu yang kini sudah menikah dan punya anak. Hayoloh, eling~
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/buat-laki-laki-yg-lupa-umur-10-hal-ini.html

Jenis musik di zaman dahulu, 20 tahunan yang lalu, memang lebih beragam. Salah satunya adalah musik anak. Nggak seperti sekarang, di mana anak-anak nyanyiannya lagu-lagu orang dewasa. Pada zaman itu kamu masih bisa menikmati musik anak-anak. Omong-omong tentang fakta bahwa sekarang kamu sudah tua adalah banyaknya penyanyi cilik zamanmu dulu yang kini telah menikah. Beberapa malah sudah punya anak.
Kalau masih ingat, ada penyanyi cilik yang bernama Maissy. Ci Luk Baa merupakan lagunya yang tenar pada masa itu. Maissy sekarang sudah menikah dan punya anak. Atau biar lebih paham, Hipwee Boys kasih tau yang lain deh, seperti Marshanda dan Enno Lerian. Mereka telah menikah dan punya anak juga. Hihihi. Gimana? Sudah sadar kalau kamu tua? Kapan nikah? Ups.

3. Anak-anak ingusan sekitar kompleks sudah pada gede. Jadi anak hits di dunia media sosial
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/buat-laki-laki-yg-lupa-umur-10-hal-ini.html

Saat ini, kamu mungkin sering menghabiskan waktumu untuk bekerja di luar kota. Itu bisa jadi hal yang lumrah karena setelah kuliah selesai, kamu harus bisa tanggung jawab atas hidupmu sendiri. Nah tatkala pulang kampung, ada salah satu hal yang bikin kamu sadar bahwa kamu ternyata sudah tua, yaitu ketika melihat anak-anak tetangga kini sudah mulai besar. Dulunya ada bocah cewek yang kalau main di sekitar komplek idungnya ingusan, sekarang berubah dan sudah besar. Dia pun melek teknologi, punya Instagram dan foto-fotonya bikin kamu nggak nyangka kalau itu dia. “Time goes by,” pikirmu.

Baca Juga : Gerakan Kaki Wanita Ternyata Menyiratkan Banyak Hal. Laki-Laki Wajib Tahu Biar Gak Salah Paham

4. Selera musik anak-anak sekarang mulai berubah. Band-band bagus mulai hilang, dan diganti oleh para disk jockey (DJ)

Bagi cowok, jadi anak band merupakan cita-cita sebagian besar mereka. Nggak heran kalau beberapa cowok senang mendengar band-band hits pada masanya. Tapi makin sini, keberadaan band tersebut makin sedikit. Hilang dan beberapa ada yang diketahui bubar. Kira-kira band lain seperti Radja, Djamrud, Caffein, Base Jam, dan sejenisnya pada kemana ya? Cuma sedikit yang tersisa. Sheila On 7 saja sekarang sudah masuk daftar band klasik, Peterpan ganti nama, Nidji vokalisnya sering kelihatan jadi aktor. Anak sekarang mah musimnya musik-musik DJ, ya, ‘kan? Sadar sudah mulai menua? :p

5. Merek handphone legendaris, Nokia, sekarang sudah jarang sekali ditemui di peredaran. Padahal dulu jadi primadona

Dunia telepon seluler pada masa keberadaannya di Indonesia dikuasai oleh Nokia. Namun seiring berjalannya waktu, merek telepon seluler ini makin sini makin nggak terdengar keberadaannya. Cek sendiri aja orang-orang di sekitar kamu, kayaknya jarang banget deh ada yang pakai Nokia. Kalaupun ada, paling handphone-nya merupakan kebutuhan sekunder saja (biasanya dia punya telepon seluler andalan lain, yaitu smartphone).

Padahal kalau dipikir-pikir, Nokia itu merek legendaris lho. Masih ingat seri 3310 atau 3315? Atau yang agak ke sini, seri E63. Handphone yang bobotnya berat banget tersebut pernah menghiasi masa lalu kita semua. Eh, dengan dipikir-pikir pun, kamu harusnya sadar sudah tuanya kamu saat ini. :p

Hal-hal apalagi sih yang bisa mengingatkan cowok pada usianya yang sudah tua? Yuk, langsung dibuka aja halaman berikutnya!

Halaman Selanjutnya
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
  1. Punya Pacar yang Makan Udah Jadi Hobi. Hal-hal Ini Sih Udah Pasti Kamu Alami
  2. Kisah Tragis 6 Gadis Cantik yang Menyadarkan Kita Bahwa Kecantikan Tak Selalu Membawa Kebahagiaan
  3. 9 Hal Ini Pasti Diakrabi Kamu yang Punya Cowok Humoris. Kadang Kesel Sih, Tapi Nggak Pernah Gagal Bikin Jatuh Hati
  4. 6 Hal Ini Menunjukan Bahwa Cowok Bertubuh Pendek Adalah Orang Beruntung. Nggak Perlu Minder
  5. Gerakan Kaki Cewek Ternyata Menyiratkan Banyak Hal. Cowok Wajib Tahu Biar Nggak Salah Paham

Lakukan 6 Hal Ini di Malam Tahun Baru bersama Kekasihmu, Biar Waktumu Gak Habis Karena Kena Macet

Malam tahun baru selalu menjadi momen bagi orang-orang untuk menikmati riuhnya sebuah malam yang nggak bisa didapatkan dari malam-malam biasa. Saking langkanya malam tahun baru, hampir semua orang pengen merayakan malam tahun baru dengan sesuatu yang nggak terlupakan. Meski keadaan nggak memungkinkan, mereka seolah memaksakan untuk tetap merayakannya. Hal yang mungkin menjadi hambatan orang untuk merayakan tahun baru adalah karena kemacetan yang luar biasa gilanya. Orang-orang berbondong-bondong keluar rumah untuk menyaksikan maraknya hujan kembang api dan suara terompet yang bersahutan.

Nah, daripada waktumu habis di jalanan karena macet dan berjubal dengan lautan manusia, ada baiknya kamu lakukan hal-hal ini. Sebab hal ini bisa menghindarkanmu dari kemacetan untuk merayakan tahun baru dengan cewekmu. Yuk, disimak langsung!

Pergi ke warnet, cari film sebanyak banyaknya. Ajak cewekmu maraton film di rumahmu aja, nggak usah kemana-mana. Biar nggak tua di jalan!

Salah satu hal menyenangkan yang bisa dilakukan untuk menghindari macet sih gampang, jangan keluar! Kamu tetap bisa menghabiskan malam menyenangkan dengan cewekmu kok meski nggak keluar. Pergi ke warnet sana! Ngopi film atau TV seri yang banyak buat maraton film dengan cewekmu di rumah.

Buat yang sudah berkeluarga pun, acara ini juga sangat pas buat dilakukan. Apalagi kalau yang sudah punya anak. Kasihan kan kalau harus keluar macet-macetan kayak gitu. Mending nonton film aja di rumah sambil menikmati makanan kecil dan coklat panas. Bayangin deh! Bukannya ini lebih nikmat dibandingkan hiruk pikuk jalan raya dan suara berisik di luar sana?

Baca Juga : Semoga Cewek Bisa Ngerti. Ini 5 Alasan Kenapa Kebanyakan Cowok Milih Cewek Dari Segi Fisik

Memasak untuk cewekmu dan makan malam romantis di rumah. Sekaligus memperlihatkan kemampuan memasakmu biar kelihatan keren

Kamacetan jelas bisa membuat siapapun emosi, dari kesal, marah, hingga lapar. Nah, beruntunglah buat kamu yang bisa memasak. Kenapa? Karena cewekmu bakal senang dengan hal ini. Dengan sedikit pamer, tunjukkanlah keterampilan memasakmu di malam tahun baru nanti. Bukan bermaksud untuk menghancurkan program diet cewekmu, tapi cewek manapun pasti bakal bahagia kalau dimasakin langsung oleh cowoknya. Makan deh berdua di rumah.

Biar hemat waktu dan tenaga, pesan aja makanan atau cemilan via jasa antar online. Daripada masak, pasti lama

Tapi buat kamu yang nggak jago masak sama sekali, yang bahkan masak air pun gosong, jangan khawatir. Masih ada cara lain untuk menikmati malam tahun baru bersama cewekmu tanpa harus macet-macetan. Syaratnya adalah kamu nggak boleh gaptek. Tanpa harus keluar rumah, kamu bisa memesan makanan, camilan, atau minuman dengan menggunakan jasa antar online. Setelah pesanan datang, sudah deh, kalian hanya perlu ngobrol haha-hihi tanpa perlu repot, tanpa perlu kena macet. Sederhana, bukan?

Menikmati pesta kembang api di teras rumah dengan obrolan santai bersama kekasih. Romantisme mana lagi yang kamu dustakan?
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/lakukan-6-hal-ini-di-malam-tahun-baru.html
Baca Juga : Permintaan Cewek Ini Sebenarnya Pengen Cowok Tolak. Tapi Milih Diem Daripada Cewek Ngambek

Pada dasarnya, puncak kenikmatan merayakan malam tahun baru adalah dengan perubahan waktu yang ditandai dengan serentaknya kembang api yang dinyalakan dan terompet yang bersahutan dari seluruh penjuru. Nah, biar nggak ribet, nyalakan aja kembang api dan terompetnya di teras rumahmu. Dengan begitu, kamu bisa menikmati malam tahun baru yang berkualitas, karena bisa ngobrol santai berdua aja dengan cewekmu diiringi hujan kembang api. Asyik, ‘kan?

Buat kamu yang akan menuju jenjang pernikahan, jadikan malam tahun baru sebagai momen pertemuan cewekmu dengan orangtuamu. Pas banget ini!
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/lakukan-6-hal-ini-di-malam-tahun-baru.html

Kalau cowok pasti sudah sering main ke rumah cewek, dan bertemu dengan orangtuanya. Mumpung malam tahun baru, cobalah untuk menjadikan momen tersebut sebagai ajang bertemunya cewekmu dengan orangtuamu. Hal ini pas banget buat kamu yang sudah mau melaju ke hubungan yang lebih serius dengan cewekmu. Menikmati malam tahun baru bersama orang-orang tersayang di rumah. Aman!

Cara ampuh terakhir buat menghindari macet sama pacarmu. Putusin aja pacarmu, jadi kamu kan bisa bermacet-macet sendirian! D

Cara terakhir dan mungkin paling ampuh untuk menghindari macet saat tahun baruan sama cewekmu adalah putusin cewekmu. Jadi, kamu bisa bermacet-macet sendirian kan? Nggak harus sama dia. Cara sudah jelas berhasil buat menyelesaikan masalahmu.

Nggak kok, yang terakhir hanya bercanda. Nggak usah terlalu serius, lemesin dikit ya! Tentu saja ada banyak cara lain yang bisa kamu lakukan untuk menghindari kemacetan malam tahun baru. Salah satunya adalah dengan mengubah mind set-mu tentang pesta itu sendiri. Malam tahun baru harus dilihat sebagai malam pertanda pertumbuhan, perkembangan, bukan hanya sekadar aktivitas buang-buang duit dan berpesta pora.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan di malam tahun baru bersama cewekmu, tanpa harus kena kejamnya jalanan karena macet. Daripada waktumu habis di jalanan, mending manfaatkan waktu sebaik mungkin. Yups, selamat tahun baru, Guys!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
  1. Ini 4 Perbedaan Gaya Belanja Cowok dan Cewek Pas Menjelang Lebaran. Cewek Emang Agak Aneh
  2. 12 Pendapat Cewek Tentang Calon Pemimpin Ganteng. Apakah Benar Mereka Peduli Dengan Itu?
  3. 5 Alasan Kenapa Cewek Jangan Pernah Ngarep Buat Dikasih Kado Sama Cowok. Daripada Kecewa Sendiri

5 Kado Unik yang Spesial untuk Hari Ibu

Ada banyak cara untuk menunjukkan cinta kita kepada ibunda. Salah satunya dengan pemberian kado. Selain tanggal lahir ibunda, momentum yang tidak boleh kita lupakan adalah Hari Ibu, tanggal 22 Desember. Sudah menjadi kebiasaan bahwa tanggal ini dirayakan oleh anak-anak di Indonesia untuk mengekspresikan cinta kepada ibundanya. Kado spesial di hari ibu tidak harus mahal. Toh, ibu pasti senang bila mendapat hadiah dari kerja keras anaknya. berikut daftar kado unik di Hari Ibu yang bisa menginspiramu:
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/5-kado-unik-yang-spesial-untuk-hari-ibu.html

1. Parcel sayuran

Ibu identik dengan masak-memasak. Nah, pilihan memberikan parcel sayuran ke ibu adalah brillian karena ibu tidak perlu memikirkan besok masak sayur apa. Dengan sedikit kreasimu dalam menghiasnya, parcel sayuran ini jadi terlihat indah

2. Sulaman

Sulaman indah dapat kamu berikan ke ibu dalam bentuk saputangan, jilbab, slayer, dll. Ketekunanmu dalam menyulam menjadi nilai plus sebab menyulam membutuhkan kesabaran dan waktu yang tidak cepat. Dijamin ibu pasti terharu.

3. Kerajinan unik

Tanggal 22 merupakan tanggal tua. Bila keuanganmu benar-benar menipis, jangan khawatir. Pergilah ke gudang rumah, ambil barang-barang yang sekiranya tidak digunakan, bersihkan, lalu sulap menjadi kerajinan unik. Jiwa senimu akan terasah baik bila dirimu sering-sering melakukannya.

4. Cerita bahagiamu

Ibu paling senang jika anaknya mendengarkan ceritanya. Jadi saat hari ibu, sempatkan untuk mengobrol dengan ibu, mendengarkan ceritanya dengan penuh antusias.  Bila dirimu tinggalnya berjauhan dari ibu karena kuliah atau bekerja, cobalah telepon ibumu lebih lama dari biasanya. Ibu pasti akan berbunga-bunga…

5. Waktu

Selain hadiah fisik, waktu adalah hadiah non fisik yang bisa kamu berikan ke ibu. Berdoa setiap hari untuk kesehatan dan keselamatannya, rajin membantu pekerjaan rumah tangga, dan belajar serta bekerja yang tekun. Ibu akan sangat bahagia melihat anaknya tumbuh menjadi anak yang baik, sukses dan peduli ke sesama.

Ibu oh ibu…kasihmu sepanjang masa

10 Pilihan Kado Hari Ibu yang Jauh Dari Kata Biasa. Dijamin Membuat Ibumu Bangga!

Bagi sebagian orang hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember mungkin hanyanyalah sebatas formalitas semata. Kalau dipikir-dipikir lagi, makna sebenarnya tentang hari ibu adalah untuk menghormati dan menghargai dan mengingat kembali jasa yang telah ibu kita berikan selama ini. Kalau diingat-ingat lagi kasih sayang dan pengorbanan yang telah ibu berikan selama ini. mungkin sudah tak terhingga rasanya dan sudah tak bisa dihitung dengan jari lagi deh.
Sebenarnya gak harus setiap tanggal 22 desember juga sih mengucpakan hari ibu. Di semua waktu bisa gunakan untuk mengucapkan tentang hari ibu. Karena ibu gak akan menunggu sampai tanggal 22 Desember untuk mendengar sepatah ucapan dari anaknya.
Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memperingati hari ibu, salah satunya dengan memberikan hadiah atau kado pada ibumu. Untuk kamu yang masih gengsi untuk sekedar mengucapkan selamat hari ibu untuk orangtuamu, gak harus mewah kok hadiah sederhana ini bisa jadi referensi yang akan kamu berikan.
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/10-pilihan-kado-hari-ibu-yang-jauh-dari.html

Agar ibunda makin semangat beribadah, coba berikan Al-Qur’an, mukena atau sajadah baru untuk ibumu. Dijamin, akan selalu ada namamu dalam doa disetiap shalatnya.

Gak harus berikan tas mewah atau berlian mahal, cukup dengan voucher belanja saja mama sudah bahagia kok!


Baca Juga : 6 Hal Ini Bisa Jadi Pertimbangan untuk Kamu yang Dilema Antara Mudik atau Tidak Saat Lebaran Nanti

Kalau ini memang sudah biasa diberikan kepada orang yang kita suka. Namun tidak ada salahnya jika kamu berikan seikat bunga untuk mami tercinta!

Masakan ibu memang paling enak sedunia. Jika kamu berikan perlengkapan masak baru untuk ibu, rasanya salah satu pilihan yang tepat!

Untuk mengenang kembali cerita lama bersama ibumu, cobalah buatkan album foto yang seru atau video tentang perasaan kamu pada ibumu!

Ketika pulang dan sampai dirumah nanti, berikan sebuah pelukan dan ciuman serta katakan dengan tulus “aku saya ibu”. Ini sudah jadi hadiah terindah untuk dia!
Bagi kamu yang baru selesai pendadaran, kabar kelulusan yang kamu berikan pada ibumu menjadi moment yang tepat banget saat ini!

Nah, ini hadiah yang paling sering dibahas dan dibicarakan orang tua kamu. Calon mantu yang kamu bawa ke rumah saat ini, dijamin bisa bikin ibu kamu ketawa bahagia.

Baca Juga : Buat Cowok yang Spesial di Hati, 7 Kado Tak Biasa Ini Bisa Banget Kamu Beri!

Untuk kamu yang terlalu sibuk bertemu ibumu, luangkan sedikit waktu hari ini untuk berbagi cerita atau mungkin mengajarin ibumu bermain sosial media. Baik juga nih!
Jika kamu masih ragu dan malu untuk memberikan sesuatu ibumu pada hari, cukup kirimkan saja doa untuk dia agar selalu sehat dan bahagia dimanapun berada!

Untuk kamu yang masih malu dan ragu memberikan sesuatu untuk ibumu dihari ibu ini, tidak ada salahnya jika kamu mencoba memberikan referensi diatas. Gak harus mahal, gak harus mewah dan gak harus besar, cukup hal sederhana saja sudah bisa bikin orang tuamu bahagia dan bangga.

Untuk kamu yang sudah atau belum memberikan sesuatu dihari ibu ini, silahkan berikan komentar dibawah ini ya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
  • 5 Pilihan Kado Unik nan Spesial untuk Hari Ibu
  • Buat Kamu yang Dipaksa untuk Jadi PNS, 10 Kalimat Ini Bisa Melindungimu. Keluarkan di Saat Genting!
  • Biar Makin Manis dan Romantis, 7 Spot di Bandung Ini Bisa Jadi Pilihan Buat Melamar Kekasihmu
  • Untuk Cowok yang Berwajah Biasa Saja, Style a la Kaesang Ini Bisa Buat Kamu Jadi Nggak Biasa
  • Belly Painting Bisa Jadi Pilihan Terbaik untuk Mengabadikan Momen Kehamilan Kamu! Cekrek~

4 Cara Nyenengin Hati Orang Tua Meski Kamu Belum Kaya atau Mapan

Pak, Bu. Maafkan saya yang belum punya status mapan. Yang jelas sekarang saya paham, bahwa tak ada hal lain yang lebih penting dibanding menghormati keberadaan kalian.
Tidak sedikit dari kamu yang masih minder dengan diri sendiri. Dibalik status mahasiswa yang sedang kamu sandang ini, kamu juga merasa kurang percaya diri. Atau, predikat pengangguran yang saat ini kamu sandang, membuatmu pasrah dan pesimis terhadap masa depan. Lalu, perasaan kedua orang tua lah yang akhirnya kamu pertaruhkan.

Kamu takut mereka kecewa, bahkan enggan untuk kembali bertatap muka. Kamu juga terlalu ragu untuk menginjakan kaki di rumah, walau sebenarnya kamu bukan tipe penjelajah. Tapi sekali lagi, ini cuma perasaanmu saja. Masih banyak hal yang bisa menyenangkan hati mereka, orang tuamu.

1. Orang tuamu gak minta macam-macam, yang penting kamu masih punya harapan untuk ‘bertanding’ di masa depan
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/4-cara-nyenengin-hati-orang-tua-meski.html


Yakinkan pada Bapak-Ibu kalau kamu bukan tipe pengecut yang nyalinya gampang ciut. Kamu masih bisa diandalkan meski bukan untuk sekarang, tapi kelak di masa depan. Tunjukkan bahwa apapun statusmu sekarang itu cuma ujian dari Tuhan, yang justru akan lebih menguatkan.

Bapak-Ibumu juga pasti maklum, bahwa anak kesayangannya ini ingin selalu membahagiakan mereka bagaimana pun caranya. Intinya, jangan sampai kata menyerah ada di dalam kamus hidupmu.

2. Daripada kamu bingung dan terus mengeluh, mengabari Bapak-Ibu setiap hari adalah satu-satunya obat yang paling ampuh
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/4-cara-nyenengin-hati-orang-tua-meski.html
Hallo… Pak, Bu. Apa kabar? Sehatkah hari ini? Semoga selalu sehat, ya. Jangan lupa, makan yang teratur.
Simpelnya, orang tua tak pernah minta apa-apa selain kabar baik dari anaknya. Asal anaknya bisa makan saja, mereka sudah senang luar biasa. Mereka hanya ingin tahu bagaimana keadaanmu, bukan cuma materi atau bahkan uangmu.

3. Sesekali, belikan mereka hadiah kecil juga tak ada salahnya. Di sini, kamu bisa membuktikan kalau keberadaan mereka itu berharga

Seberapa mahalnya sih harga brownies cokelat di toko roti yang biasa kamu lewati itu? Seberapa juga arti uang 10.000 untuk mentraktir mereka bakso hangat di pinggir jalan dekat rumahmu? Rasanya, hal ini sepele sekali. Tapi kalau kamu ‘cerna’ lebih dalam, ini adalah segelintir bukti dari kasih sayang.

Bahkan kamu rela untuk menyisihkan sedikit uang demi membelikan mereka barang, yang memang sekiranya mereka butuhkan. Terharu, satu hal yang pasti akan Bapak-Ibumu rasakan.

4. Kamu hanya cukup meluangkan waktu. Jangan berlebihan atau muluk-muluk dulu

bagi waktu dulu aja via hipwee.com

    Apalagi yang Bapak-Ibumu harapkan selain kehadiran anak kesayangannya di sisi? Ah, sepertinya tidak ada.

Jika ada kesempatan bertanya dan Bapak-Ibumu mampu menjawab, kamu mungkin akan terkejut dengan rentetan kalimat yang terlontar dari bibir mereka. ‘Nak, Bapak-Ibu cuma pengen kamu betah di rumah. Udah, itu saja’ adalah kata-kata yang pasti terucap ketika kamu bertanya, ‘Pak, Bu. Sebenarnya, keinginan terbesar kalian itu apa?’.

Agak klise memang. Tapi inilah keadaan yang sebenarnya. Orang tuamu juga pasti sadar betul kalau ukuran sukses seseorang tak selalu berwujud materi, tapi tingkah laku serta sebaik-baiknya kamu mengelola hati. Anggaplah ini sebagai pacuan, supaya kamu tetap gigih demi satu kata yang disebut perjuangan.

Ketika Kelebihan Informasi Membuat Kamu Stres, Inilah Cara Mengatasinya

Teknologi memang gak selalu memberikan dampak positif buat manusia. Buktinya, internet dan era digital saat ini justru bisa membuat orang stres. Gak percaya?

Manusia modern semakin dimudahkan mengakses informasi lewat internet. Google dan berbagai media sosial jadi contohnya. Sampai pada kondisi dimana pengguna internet merasa dibombardir habis-habisan dengan informasi. Yup, banyak informasi emang bagus, tapi kalau berlebihan apa otakmu kuat menampungnya? Di saat inilah kamu mungkin sedang mengalami yang namanya ‘kelebihan informasi’.

Nah, kali ini www.rhenaldkasali-phd.blogspot.co.id akan menjelaskan tentang fenomena ini, sekaligus berbagi tips tentang bagaimana mengatasinya. Langsung simak, yuk!

1. Akses Informasi Hanya Hitungan Detik, Kamu Cuma Butuh Sekali Klik
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/ketika-kelebihan-informasi-membuat-kamu.html

Digitalisasi informasi ternyata membuat penerbitan fisik perlahan mulai ditinggalkan. Penyedia konten mati-matian berkompetisi sehingga proses penyampaian informasi dari pembuat konten kepada pembaca atau pengguna nggak lagi “romantis”.

Buku elektronik (e-book) bisa diakses gratis. Gak ada lagi cerita bahwa kamu lagi nabung buat beli buku incaranmu. Pergi ke toko buku juga udah jarang. Sekali klik dan kamu bisa dapat apa yang kamu inginkan. Bahkan, tanpa harus beranjak dari tempat dudukmu lho!

2. Ketika Bekerja Dengan Komputer Dan Koneksi Internet Justru Membuatmu ‘Gak Aman’
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/ketika-kelebihan-informasi-membuat-kamu.html

Yup, kamu merasa dalam kondisi yang nggak nyaman akibat kemudahan akses informasi ini. Informasi justru jadi distraksi buat pekerjaanmu. Ketersediaan koneksi internet bikin kamu bisa sewaktu-waktu meninggalkan pekerjaanmu. Entah buka Facebook, ‘ngecek’ timeline Twitter, baca berita online, atau tiba-tiba tenggelam dalam blog salah satu temanmu.

3. Penulis Bisa Jadi Pihak Yang Paling Rentan Terhadap Gempuran Teknologi Informasi
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/ketika-kelebihan-informasi-membuat-kamu.html

Ketika mengerjakan sebuah topik, penulis butuh setidaknya 3 sumber referensi buat membuktikan bahwa apa yang dia tulis itu valid. Padahal, satu referensi hampir pasti menyisipkan link untuk informasi lain yang berkaitan.

Kamu berpikir bahwa terus menambah informasi akan memperkaya pengetahuanmu dan hasil tulisanmu juga bakal makin keren. Tapi, kamu justru nggak segera menyelesaikan pekerjaanmu dan ketinggalan deadline.

4. Kamu Nggak Bisa Fokus Kerja. Dengan Kata Lain, Kamu Sedang Merugikan Kantormu
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/ketika-kelebihan-informasi-membuat-kamu.html

Dalam dunia bisnis, ‘kelebihan informasi’ yang dialami pegawai adalah kerugian bagi perusahaan. Pasalnya, hal ini menyebabkan produktivitas karyawan menurun. Ketika satu pekerjaan sebenarnya bisa diselesaikan dalam waktu 1 jam, kasus ‘kelebihan informasi’ membuat karyawan butuh waktu 1 jam 30 menit untuk menyelesaikan pekerjaan itu.

Waktu tambahan itu akibat dari kebiasaan berulang kali memeriksa email spam, RSS-feed, atau hal-hal lain. Ironisnya, nggak semua karyawan menganggap bahwa produktivitas yang menurun ini masalah. Ada pula yang menganggap update informasi setiap waktu adalah bagian dari pekerjaan.

5. Bersikap Ragu-Ragu, Lalu Membuat Keputusan Yang Gegabah
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/ketika-kelebihan-informasi-membuat-kamu.html

Sikap ragu-ragu diakibatkan karena banyaknya pilihan informasi yang bisa kamu akses. Dalam situasi ini, otakmu justru nggak bisa bekerja dan cenderung mentok. Lalu, kamu memilih bersikap pasif. Menunggu sesuatu yang bisa membuat otakmu kembali bekerja. Padahal, waktu terus berputar dan nggak akan menunggu kamu.

Betapa yang benar dan salah justru jadi teka-teki buat kamu. Di saat seperti ini kamu nggak bisa membedakan antara mana informasi yang layak dibaca dan mana yang nggak. Situasi terdesak membuatmu terburu-buru mengambil keputusan atau dengan kata lain kamu justru membuat keputusan yang salah.

6. Merasa Tertekan, Kemudian Stres
http://rhenaldkasali-phd.blogspot.com/2016/12/ketika-kelebihan-informasi-membuat-kamu.html

Ketika kondisi ‘kelebihan informasi’ ini udah terlalu kronis. Kamu hanya akan merasa panik dan tertekan. Kamu stres, nggak bisa cari-cari informasi lagi dan tentu saja nggak bisa kerja.

Soal kasus ‘kelebihan informasi’, Lucy Jo Palladino menjelaskan lewat bukunya yang berjudul Find Your Focus Zone: An Effective New Plan to Defeat Distraction and Overload. Menurutnya, ‘kelebihan informasi’ terjadi apabila seseorang berusaha mencari informasi lebih banyak dan terus-menerus sementara otaknya nggak bisa bekerja sehebat itu.

Di tahun 1970, Alvin Toffler lewat Future Shock juga menarik kesimpulan bahwa ‘kelebihan informasi’ adalah frasa yang kurang tepat untuk menjelaskan apa yang kita rasakan ketika sedang online. Menurut neuroscientists (ilmuwan yang mempelajari syaraf manusia), istilah yang lebih tepat adalah ‘kelebihan kognitif’. Pasalnya, kasus ini menjelaskan tentang bagaimana otak merespon informasi yang disajikan.

Jadi, Gimana Mengatasi Kondisi Ini?

1. Kamu Perlu Sejenak Menjauh Dari Komputer

Ibaratnya kamu sedang membawa pulang tas berisi belanjaan, kamu butuh waktu untuk sejenak meletakannya begitu sampai di rumah. Kamu butuh istirahat sebelum kembali membuka tas belanjaanmu dan mengeluarkan isinya satu-persatu. Memilah mana yang harus masuk lemari dapur dan mana yang wajib masuk kulkas.

Yup, kamu butuh menjauh dari komputermu untuk sementara waktu. Otak dan komputermu sama-sama butuh istirahat. Kamu perlu rileks untuk mengembalikan kinerja otakmu. Menenangkan diri sebelum membuat keputusan-keputusan penting.

2. Kontrol Dirimu Sendiri

Kamu harus punya kekuatan untuk mengendalikan dirimu sendiri. Gimana caranya kamu bisa fokus dan bersikap disiplin. Kuatkan dirimu buat nggak terlalu penasaran dengan apa yang terjadi di luar sana atau selama kamu kerja.

3. Buat Data Prioritas

Ketika berkutat dengan satu pekerjaan yang membutuhkan banyak referensi, kamu harus pintar memilah. Misal, kamu bisa membuat daftar sumber informasi mana saja yang boleh dibaca atau dipakai. Pastikan bahwa selain yang tertulis di daftarmu emang lebih baik diabaikan.

Sesuatu yang kamu hasilkan harus benar-benar baru dan relevan; bukan sekedar menuliskan apa yang pernah kamu baca. Tapi, kamu harus pintar mengelaborasikan data-data itu sehingga menghasilkan sesuatu yang benar-benar berguna.

4. Ketika Banyak Informasi Baru, Tentukan Batasan Yang Tegas

Internet emang bisa diakses 24 jam 7 hari nonstop. Selama itu kamu bisa dapat berbagai informasi yang kamu inginkan. Bahkan, seringkali kamu terpaksa mengakses informasi yang sebenarnya nggak kamu butuhkan.

Nggak semua informasi yang kamu dapatkan itu penting. Jadi. kamu harus bisa menyaring sumber-sumber informasi yang kamu baca. Pastikan kamu membaca yang paling penting dan paling bagus diantara informasi yang ada.

5. Kamu Punya Waktu Khusus Setelah Pekerjaanmu Selesai

Tanyakan pada dirimu sendiri tentang ‘apa tugasmu sebenarnya’, dan ‘mana yang seharusnya jadi prioritas’. Ketika ada informasi yang nggak relevan sama pekerjaanmu saat ini, sebaiknya simpan dulu informasi itu. Kamu bisa membacanya ketika senggang dan nggak sedang dikejar deadline kerjaan.

6. Semua Harus Teratur

Gak cuma secara fisik, tapi juga virtual. Mulailah dengan merapikan meja kerjamu. Selanjutnya, rapikan isi komputer atau laptopmu. Pastikan folder-foldernya tertata rapi dan teratur dengan nama-nama folder yang jelas.

7. Matikan Koneksi Internetmu

Daripada ribet mikir gimana caranya menangani masalah ‘kebanyakan informasi’ mungkin lebih baik kamu sering-sering offline alias memutus koneksi internetmu. Mungkin awalnya sulit dilakukan karena kamu “kecanduan” dengan akses internet dan informasi. Tapi, ketika bisa menerapkan tips-tips di atas, kamu akan merasakan bedanya bekerja secara online dan offline.

Yang jadi soal bukan berapa banyak informasi yang bisa kamu akses, tapi bagaimana bisa mengontrol dirimu sendiri. Kamu harus tetep fokus dan gak stres supaya bisa terus belajar dan bekerja. Yang pasti, kemajuan teknologi sebaiknya berdampak positif dan bukan justru membuatmu tertekan.